Dropbox rencanakan akuisisi Tigris dan luncurkan DBX Agent Cloud
Pada 5 November 2026 Dropbox mengumumkan rencana mengakuisisi Tigris Data Inc. sekitar 350 juta dolar AS dan meluncurkan DBX Agent Cloud: object storage S3-compatible mandiri untuk aplikasi dan agen AI, dengan filesystem dan content processing menyusul.
Kenapa ini penting
Menurut blog Dropbox dan pengajuan SEC terkait, DBX Agent Cloud dimulai sebagai lapisan storage/data yang dibeli terpisah dari produk Dropbox inti, kompatibel S3 agar alat yang sudah ada tetap dipakai. Targetnya dataset pelatihan, artefak model, dan konten multimodal yang harus portabel lintas cloud dan penyedia compute, plus akses file persisten antar-sesi agen.
Akuisisi Tigris diharapkan menutup pada kuartal keempat 2026, tunduk pada syarat penutupan lazim. Blog Tigris menekankan produk, API S3-compatible, harga tanpa egress fee, serta tim dukungan tetap sama untuk pelanggan saat ini. Langkah berikutnya yang disebut bersama: kemampuan filesystem dan pemrosesan konten menjadi input siap AI.
Secara paralel Dropbox memperluas pengalaman AI pada file yang sudah ada—mencari, meringkas, mengedit, mengorganisasi—dengan rencana aksi yang harus disetujui, izin yang ada, undo, dan log tindakan. Rollout awal mencakup lebih dari 70.000 tim eligible Standard/Advanced di AS, Inggris, dan Australia (bahasa Inggris), dengan perluasan lebih luas direncanakan 2027.